Selasa, 09 Juli 2013

EKSPOSE PROGRAM KETAHANAN PANGAN



           EKSPOSE PROGRAM KETAHANAN PANGAN 

               KAB.TULUNGAGUNG TAHUN 2013


Dok. BKPP Tulungagung
           Kamis tanggal 27 Juni 2013 bertempat di SMKN I Tulungagung, dilaksanakan Ekspose Program Ketahanan Pangan dan Pertemuan Teknis Penyuluh Pertanian Kab. Tulungagung Tahun 2013. Peserta terdiri dari Penyuluh Pertanian PNS, Penyuluh Kehutanan dan THL-TBPP se Kab. Tulungagung.
Dok. BKPP Tulungagung
          Acara tersebut dibuka oleh Kepala BKPP Kab. Tulungagung, Bapak Ir. Sigit Setyawan, M.M. Dihadiri pula oleh Pejabat dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Dinas Peternakan, Dinas Kehutanan dan Perkebunan serta Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Tulungagung.            Dalam sambutannya Kepala BKPP Kab. Tulungagung mengatakan bahwa pentingnya untuk melaksanakan pengawalan dan peningkatan produksi serta produktivitas 5( lima ) jenis komoditi esensial yang dibutuhkan oleh masyarakat, yaitu beras   ( padi ), jagung, kedelai, gula ( tebu ), dan daging ( sapi ).
Dok. BKPP Tulungagung
Melihat tantangan Pembangunan Pertanian masa mendatang dan upaya pemantapan ketahanan  pangan nasional, sangat diperlukan adanya kreativitas pelaksana pembangunan. Tantangan ke depan akan semakin banyak dan berat. Sebagian dari tantangan terberat ke depan adalah : 1. Semakin sempitnya lahan pertanian karena dialih fungsikan ke non pertanian ; 2. Semakin banyaknya jumlah penduduk dan semakin meningkatnya permintaan per kapita; 3. Terbukanya persaingan Global dengan berlakunya AFTA dan GATT ; 4. Kecenderungan perubahan Iklim Global.
Dok. BKPP Tulungagung

Rabu, 12 Juni 2013

LOMBA KRPL 2013




PENILAIAN LOMBA KRPL 2013 TINGKAT PROPINSI JAWA TIMUR
DI KELOMPOK WANITA TANI “ MANGGIS “
DESA SUMBERDADI KEC. SUMBERGEMPOL KAB. TULUNGAGUNG




Sumber Gambar : BKPP Tulungagung
                TULUNGAGUNG. Selasa tanggal 11 Juni 2013 jam 12.30 WIB bertempat di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso Kab. Tulungagung di terima Tim Penilai Lomba KRPL ( Kawasan Rumah Pangan Lestari ) Tingkat Propinsi Jawa Timur. Tim Penilai disambut langsung oleh Bupati dan Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Tulungagung. Dalam sambutannya Bupati Tulungagung Bpk. Syahri Mulyo menyampaikan secara garis besar keadaan dan kondisi kelompok wanita tani “ Manggis “ Dusun Selojeneng Desa Sumberdadi Kec. Sumbergempol yang pada tahun ini berhak maju sebagai peserta lomba di tingkat Propinsi Jawa Timur.   

Rabu, 05 Juni 2013

DPD PERHIPTANI TULUNGAGUNG



SEMINAR PERHIPTANI 


Dewan Pimpinan Daerah ( DPD ) PERHIPTANI Tulungagung mengadakan Seminar pada tanggal : 3 Juni 2013, bertempat di Hall Narita Hotel, jl. KH. Agus Salim No. 87-89 Tulungagung, dengan tema “ Pemberdayaan Kelembagaan Penyuluhan guna mensukseskan swasembada dalam rangka mewujudkan Ketahanan Pangan berkelanjutan berbasis kearifan dan sumberdaya lokal “

Sumber Gambar : BKPP Tulungagung
Seminar tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM dengan menghadirkan Narasumber/Pembicara dari Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Jakarta Ir. Maspur Makmudi, MM dan Prof. Dr. Bambang Wiryatmadi, MS, MCN, Phd, SpGk dari Universitas Airlangga Surabaya. Jumlah keseluruhan peserta yang hadir sebanyak 270 orang terdiri dari Penyuluh Pertanian PNS, THL-TBPP dan PHP. Sedangkan Peserta yang berasal dari luar Kab. Tulungagung yaitu Penyuluh Pertanian Kab. Blitar, Trenggalek, Pacitan, Ngawi, Situbondo, Bojonegoro dan Gresik sebanyak 50 orang. Selain dihadiri oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan ( BKPP ), dihadiri pula oleh Pejabat lingkup Pertanian yaitu Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Kehutanan dan Perkebunan serta Laboratorium PHPTPH Kab. Tulungagung.
Dalam sambutannya Drs. Maryoto Birowo, MM mengatakan : Penyuluhan merupakan kegiatan yang sangat penting dalam rangka mewujudkan Pembangunan manusia yang berkualitas, mandiri dan sejahtera serta merupakan bagian dari proses mencerdaskan kehidupan Bangsa sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar 1945. Kebijakan Penyuluhan merupakan salah satu kebijakan Pembangunan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan yang tidak boleh ditinggalkan, karena sebagai ujung tombak dari seluruh kebijakan pertanian yang bermuara pada peningkatan produksi, peningkatan kualitas sumberdaya manusia dan peningkatan pendapatan petani. Penyuluh Pertanian merupakan salah satu mata rantai penting dalam pembangunan pertanian di Tulungagung khususnya dan di Jawa Timur pada umumnya.  Wakil Bupati juga mengharapkan kerja keras dari para Penyuluh Pertanian dan semua Stake Holder yang bergerak di bidang peningkatan produksi pangan, untuk memberikan perhatian yang serius, dalam mensukseskan program swasembada 5 komoditi yaitu beras ( surplus 10 juta ton ), jagung, kedelai, gula dan daging sapi.

Kamis, 16 Mei 2013

SOSOK PARA TELADAN TINGKAT KAB. TULUNGAGUNG



MENGENAL LEBIH DEKAT PARA JUARA / TELADAN
TINGKAT KABUPATEN TULUNGAGUNG Tahun 2013
( Penyuluh Pertanian Lapangan PNS, THL-TBPP dan UP-FMA )



             TULUNGAGUNG. Hari Rabu tanggal 8 Mei 2013 BKPP Kabupaten Tulungagung menerima Tim Penilai tingkat Propinsi Jawa Timur. Ada 3 penilaian yang akan dilakukan antara lain : 1. Penyuluh Pertanian Lapangan ( PPL ) PNS teladan ; 2. Penyuluh THL-TBPP teladan; 3. Kelompok UP- FMA berprestasi. PPL PNS teladan tersebut adalah Sdr. Budi Wahyunadi, S.Pt , Penyuluh THL-TBPP adalah Sdri. Purwati, STP dan Kelompok UP-FMA berprestasi adalah UP-FMA “ Mitra Tani “ Desa Mulyosari Kecamatan Pagerwojo .

Selasa, 23 April 2013

Diklat Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Penyuluhan Pertanian


         Diklat Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Penyuluhan Pertanian 
          ( Aplikasi Komputer dan Penyusunan Materi Penyuluhan Pertanian )


 
             TULUNGAGUNG. Sesuai DPA BKPP Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2013 yang bersinergi dengan Undang-Undang No. 16 Tahun 2006 , bertempat di Aula BKPP Kabupaten Tulungagung telah dilaksanakan Kegiatan Pengembangan Sumberdaya Aparatur Teknis dengan diselenggarakannya Diklat Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Penyuluhan Pertanian . Diklat tersebut terdiri dari 2 Pelatihan yaitu : Diklat Aplikasi Komputer dan Diklat Penyusunan Materi Penyuluhan Pertanian. Untuk Diklat Aplikasi Komputer dilaksanakan tgl : 22 – 24 April 2013, sedangkan Diklat Penyusunan Materi Penyuluhan Pertanian dilaksanakan tgl : 23 – 25 April 2013. Kedua Diklat tersebut masing-masing diikuti oleh 40 orang peserta/penyuluh yang berasal dari 19 Kecamatan atau BPP.
             
      Khusus Diklat Aplikasi Komputer diikuti oleh Penyuluh yang masih belum trampil mengoperasikan Komputer. Hal ini bertujuan untuk mempersiapkan Aparat Penyuluh yang trampil, tidak gagap teknologi sehingga nantinya ketika mengikuti sertifikasi bisa dinyatakan kompeten atau lulus dengan baik. Materi yang disampaikan adalah Microsoft Windows 7 dan Microsoft Office Word 2007. Materi tersebut disampaikan oleh Tim Fasilitator yang terdiri dari Ir. Bambang Surodjo, Rasidi, SP dan Kuswandari, SP . Selain dijelaskan secara teori peserta benar-benar praktek langsung dan dipandu oleh Tim Fasilitator . Pada kesempatan ini peserta berlatih dasar-dasar operasi windows mulai dari membuat folder, menyalin file, menghapus file, ekstensi file,  mengakhiri operasi, restart dll.

 Untuk Diklat Penyusunan Materi Penyuluhan Pertanian, materi yang disampaikan disesuaikan dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Sektor Pertanian Bidang Penyuluhan Pertanian yang telah ditetapkan dengan Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor : Kep.29/MEN/III/2010. Materi tersebut disampaikan oleh Tim Fasilitator yaitu Ir. Bambang Surodjo, Budi Wahyunadi, S.Pt, Enik Emawati, SP. Selain teori setiap peserta harus melaksanakan praktek menyusun materi Penyuluhan Pertanian sesuai Programa atau RKTP masing-masing Penyuluh. ( Asrie *2)

Pemanfaatan Pekarangan


MANFAAT GANDA MENANAM SAYURAN DAN BUAH DI PEKARANGAN




 



             
Makin bertambahnya jumlah penduduk, otomatis akan berpengaruh pada makin berkurangnya lahan pertanian yang di akibatkan oleh alih fungsi lahan. Dan ini tentunya harus ada solusi agar jumlah produksi pertanian tidak  mengalami penurunan. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan cara memanfaatkan  pekarangan sebagai lahan produksi pertanian. Berbagai macam sayuran dan buah dapat ditanam di pekarangan yang ada disekitar rumah. Diantaranya bayam, sawi, kangkung, tomat, cabe, terong, dll. Untuk tanaman buah-buahan yaitu : nenas, jeruk manis, mangga, jambu biji, belimbing, pepaya dll. Dan itu bisa juga dilakukan oleh ibu-ibu rumah tangga, sebagai pengisi waktu luang disela-sela kesibukan mengurus rumah tangga. Anak-anakpun sepulang sekolah bisa kita ajak bekerja sambil belajar bertanam dengan cara yang mudah dan menyenangkan. Selain itu bisa juga menambah uang belanja looohh??? Ingin tahu caranya ??? Ikuti yuuukk…….

Jumat, 29 Maret 2013

KAWASAN RUMAH PANGAN LESTARI


BADAN KETAHANAN PANGAN DAN PENYULUHAN
KABUPATEN TULUNGAGUNG
Jl. Wonorejo Kecamatan Sumbergempol Telp ( 0355) 326459
Tulungagung 66291


KATA PENGANTAR

          Diversifikasi pangan merupakan salah satu cara adaptasi yang efektif untuk mengurangi resiko produksi akibat perubahan iklim dan kondusif dalam mendukung perkembangan industry pengolahan pangan berbasis sumberdaya lokal. Pada sisi konsumsi, diversifikasi memperluas spectrum pilihan pangan untuk dikonsumsi dan mendukung terwujudnya Pola Pangan Harapan (PPH).